–>
FmD4FRX3FmXvDZXvGZT3FRFgNBP1w326w3z1NBMhNV5=

Fungsi Link Internal Dalam Blog

Ada banyak diskusi tentang internet marketer, webmaster dan ahli SEO, yang membahas tentang membangun sebuah Backlink. Saya juga sering menemukan diskusi tentang strategi terbaru untuk membangun backlink dengan teknik yang katanya paling 'mampu' yang akan meningkatkan peringkat dari sebuah halaman web di mesin pencari Google. Saya melihat, ada hal-hal penting yang dilupakan dalam diskusi, mereka lupa strategi link internal yang ada pada website / blog.


Link Internal adalah link dari halaman satu web ke halaman lain dalam website yang sama, di mana isinya masih berhubungan. Ini adalah salah satu cara untuk membantu crawler Google dalam menjelajahi halaman web. Selain itu, link internal juga memungkinkan pengunjung website untuk menemukan informasi lebih lanjut yang masih relevan. Jelas ini akan membuat pengunjung akan lebih lama di situs tersebut. Pada dasarnya, link internal di website / blog adalah bagian yang sangat penting dalam meningkatkan SEO (Search Engine Optimization).

Apa saja manfaat Internal Linking?


Bagi saya pribadi, tujuan utama menghubungkan link internal adalah untuk memudahkan search engine dalam mengeksplorasi, mengindeks semua halaman, dan melihat struktur keseluruhan blog. Struktur situs web yang rapi akan membuat semua halaman website Anda terindeks dengan baik di Search Engine, dan ini berarti bahwa halaman situs Anda akan dengan mudah ditemukan pencarian Search Engine, seperti Google.

1. Meningkatkan penggunaan dan pengalaman pengguna di situs Anda

Sebenarnya sudah banyak blog yang membahas pentingnya internal linking untuk SEO, tapi sebenarnya bukan satu-satunya manfaat. Seperti yang sudah disebutkan di atas, link internal akan lebih mudah bagi pengunjung untuk menavigasi situs Anda dan membuka halaman konten lain di situs Anda.

Bayangkan seseorang yang menemukan link dalam artikel Anda dalam hasil pencarian Google. Setelah mereka membaca dan mencari informasi yang mereka butuhkan, mereka akan cenderung menutup halaman di situs Web Anda atau menekan tombol kembali. Sebaliknya, jika mereka menemukan link teks jangkar di artikel Anda tentang informasi lain yang mungkin menarik bagi pengunjung. Link ini akan mengarahkan pembaca untuk membaca artikel lainnya yang masih berhubungan. Dan jika mereka menyukai tulisan Anda, mungkin akan menjadi pelanggan dari blog Anda dan akan kembali lagi di masa yang akan datang.

Link internal dapat membuat pengunjung berlama-lama di blog Anda dan membuka halaman atau artikel lain di blog tersebut. pengunjung yang merasa betah di blog Anda akan menurunkan tingkat bouncing (bouncing rate) website Anda, dan ini sangat penting karena Google memperhitungkan tingkat bouncing sebagai metrik dalam menentukan apakah blog Anda memiliki konten yang berkualitas atau tidak. Jika pengunjung cepat meninggalkan blog Anda, Google dapat berasumsi bahwa blog tersebut tidak memberikan manfaat bagi pembacanya, dan ini bisa mengakibatkan penurunan peringkat dari blog Anda di mesin pencari Google.

2. Meningkatkan SEO (Search Engine Optimization) Blog Anda

Dengan membuat link internal, Anda membantu spider mesin pencari untuk menjelajah situs Anda dengan mudah dan cepat. Posting banyak konten dengan link internal akan lebih baik daripada membiarkan halaman posting ada link ke halaman lain dari posting Anda. Membuat internal link ke halaman lain dengan kata kunci yang relevan adalah cara yang sangat efektif untuk meningkatkan nilai SEO posting Anda. Jelas ini sangat mudah dilakukan. Misalnya, bisnis atau blog bergerak dalam pelayanan laundry, Anda dapat membuat link internal dengan menggunakan frase kata kunci "murah Laundry Services" dari pos yang membahas pakaian bersih untuk sampai ke postingan anda yang lain yang menawarkan layanan laundry di harga yang murah. Hal ini akan membantu Search Engine untuk memahami isi website Anda secara keseluruhan.

3. Meningkatkan visibilitas konten di situs web Anda

Dengan meningkatnya waktu, konten dalam website / blog Anda pasti akan tumbuh dari hari ke hari. Beberapa konten mungkin hanya tenggelam dan lebih sulit untuk ditemukan oleh pengunjung website Anda karena konten baru.

Jika memiliki halaman konten yang ingin ditampilkan pada pengunjung blog Anda, tetapi tidak sepopuler halaman halaman lain, maka Anda dapat menambahkan link ke halaman dalam konten halaman yang cukup sering dibaca oleh pengunjung blog. Anda dapat menampilkan isi dari konten lama dengan menempatkan link internal di pos populer yang sering dikunjungi oleh pembaca blog.

Semakin banyak halaman blog yang terbuka untuk pengunjung dan dapat diakses oleh mesin pencari, maka visibilitas blog semakin baik. Tentunya ini akan memberikan hasil yang lebih baik pada website dan bisnis Anda.

Jika kita melakukannya dengan benar, maka kita akan melihat hasil yang baik di halaman pencarian Google. Oleh karena itu, perlu diketahui berikut ketika membuat internal linking:


  • Buat link internal ke halaman terkait.
  • Buat link internal yang menghubungkan secara alami, tidak terlalu banyak.
  • Gunakan anchor text yang bervariasi dan sesuai dengan halaman yang dimaksud.
  • Membuat link internal dengan teratur.


Seperti yang Anda lihat di blog ini, saya membuat posting terkait pada setiap postingan, tapi saya juga membuat internal linking ke halaman yang relevan secara manual. Semoga Bermanfaat

0/Post a Comment/Comments

73745675015091643

–>